Senin, 09 Desember 2013

apa pantas kau disebut lelaki bertanggung jawab ?

Bayangan yang selalu ada dibenak ku kini kuliat semakin memudar sama dengan rasa ku untuk mu yang makin lama makin memudar !! 
Setelah ku tau semua sikap mu yang membuat ku makin membenci mu bahkan aku makin jijik melihat nya, kecintaan ku terhadap mu memang belum semuanya ilang apa lagi dengan semua kenangan yang begitu mengesankan untuk ku, tapi aku harus bersyukur bisa sedikit demi sedikit melupakan semuanya, Tak salah aku mendengarkan mereka tentang mu, ternyata kamu sama dengan apa yang merka bilang terhadap ku, !! Kamu hancurkan semua harapan ku !! Kamu buat semua kenagan ku menjadi sampah !! Semua sudah kurelakan dan ku iklaskan mungkin tuhan mau aku belajar dari mu. Makanya aku dipertemukan dengan seseorang yang gak betangung jawab seperti mu !!
bersyukurnya aku tak dibaut terlalu dalam dan dalam mencintai mu, 
aku wanita dan kamu lahir dari seorang rahim wanita, seharusnya kau belajar dari kesalan yang kau buat dengan ku,  seharusnya kau inget pertama kau ucapkan pada ku kalau kau tidak akan membuat wanita menangis, 
kau membuat menambah kebencian ku pada lelaki tak bertanggung jawab, 
seharusnya kau lebih berfikir dengan otak bersih mu. kau punya kewajiban bukan untuk mejadikan mu meninggalkan kewajiban sebagai ayah. kau harusnya dijadikan cinta pertama oleh putrimu tapi dengan sikap mu seperti ini apa kau pantas ? menurut ku tidak, kau merusak tanggung jawab mu demi kepuasan yang membuat mu nyaman tanpa kau fikir tentang orang-orang yang sedang menanti kau nafkahi, 
ayah seprti apa kau ?? ku fikir dengan ku merlakan mu kau akan berubah dan mau menjadi seseorang yang lebih baik, tapi nyatanya kau lebih beringas dari yang ku kenal.
aku sungguh jijik dengan sikapmu yang seperti ini, kau buat kepercayaan ku bahwa kau akan berubah hilang. yang ku tahu seorang ayah adalah pahlawan dalam keluarga imam yang paling hebat lelaki yang kuat dan tanguh, tapi apa kau panatas disebut itu setelah kau lakukan semuanya terhadap anak dan istrimu ? aku wanita yang pernah mencintai mu turut perhatin dengan sikap mu yang saat ini, taubat lah dan cintai lah istri mu saat ini dan sampai kapan pun :)

setelah aku kehilangan mu !!

Inget kah waktu tiap pagi ada puluhan telpon dihenpon mu ? iya itu sudah pasti aku untuk membanggunkan mu dengan nada keras ku "banggun udah siang nanti rejkinya dipatok ayam" itu yang selalu dilontarkan oleh ku, tepat hari ini tak ada lagi suara keras ku untuk mu dan tak ada lagi telpon yang selalu buat mu banggun dipagi hari ! Tak ada lagi suara tengah malem mu yang membuat ku tertawa terbahak-bahak. Rindu ? Iya aku rindu akan itu semua. Semua cara mu memperlakukan ku, cara mu menatap ku, cara mu membuat ku terhanyut dalam sebuah kata indah, dan cara mu memberikan kasih sayang mu. Aku banyak belajar tentang ditinggalkan tapi pelajaran kali ini membuat aku seakan buta oleh jalan, seakan lumpuh untuk bangkit, harusnya ini semua menguatkan ku bukan malah membuat ku seperti ini, seperti semua sia-sia. keluh ku akan tetap ada dihati ini. kesiapan ku sepertinya berubah menjadi ketakutan ku. apa aku mampu melupakan mu ? Apa aku mampu berusaha pura-pura tidak mencintai mu dan merindukan mu ? aku yakin aku mampu !! Hari ini dalam doa disiang ku. ku sebut lagi nama mu "tuhan dia memang bukan miliki mu tapi dia pernah menjadi bagian dari kisah ku, tuhan ini memang sebuah kisah yang harus aku jalanin walau pun dengan tertatih-tatih harus ku lewati ini aku yakin aku mampu aku yakin aku bisa! Tuhan masih tentangnya. tentang dia yang dulu selalu membuat ku tersenyum tentang dia yang selalu membuat ku emosi dan masih tentang dia juga yang selalu membuat ku menangis. Ini dimana masa aku berdiri sendiri masa dimana aku menangis karna semua kisah nya. Mungkin salah ku mencintai dia yang telah dimiliki, mencintai dia yang telah dicintai, ini salah ku !! Tapi tuhan apa ini adil buat ku ? Aku yang berharap dicintai dengan tulus, ? Apa aku yang harus tersakiti dalam situasi ini ? Mengapa tuhan ? Mengapa harus aku yang bercucuran air mata melepasnya pergi ? Apa memang aku tak pantas merasakan yang namanya keindahan ? Apa memang ini karma mu untuk ku ? "tuhan apa semua ini masih karna salah ku ? atau salahnya ? atau ini salah kita ? tapi mengapa harus aku yang begitu terasa tersakiti apa ini adil buat ku dan untuk nya ? yang ada dalam pemikiran ku tak adil untuk ku. saat ini dalam benak ku dia terlalu egois untuk semuanya. mungkin hati ku berbicara aku rela tapi tidak dengan hati ku tuhan. luka ini semakin membasar bila ku inget semuanya. tubuh ku terasa kaku jika senyumnya ada dalam otak ku. mata ku seakan buta saat wajahnya terbayang disetiap lelap ku. bibir ku seakan bisu saat bayangan bibirnya mencium dengan kelumbutan. tanggan ku sekan mati rasa saat ku ingat begitu tangganya mengegam tanggan ku ini. hidung ku seakan tak berfungsi saat wanginya tercium dalam bayang ku. kaki pun ikut lumpuh saat aku fikir tentang caranya berjalan disamping ku. semua ini seakan pecah dikepala ku pecah dihati ku dan pecah dalam air mata ku. "Tuhan bantu aku rela kan semua ini. bantu aku untuk bangkit dalam kesendirian ini,". tuhan jangan pernah bosan dengar keluh ku tentangnya, jangan pernah meninggalkan ku untuk berjuang sendiri melupakannya. hari ini aku berusah menahan air mata ku tapi nyatanya aku tak bisa. dan seharusnya aku yakin aku bisa, cara mu membuat ku tegar yang bisa hanya aku harapakan tuhan. buat aku menajdi lebih kuat dari biasanya, buat aku lupa tentangnya buat aku ikhlas terima semua jalan yang kau beri AMIN